
NU DAN PUTUSANNYA TENTANG HUKUM BUNGA BANK. A. Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Dalam struktur organisasinya NU memiliki suatu Lembaga Bahtsul Masail (LBM)1. Sesuatu namanya Bahtsul Masail, yang berarti pengkajian terhadap masalah-masalah agama. Kita maklum, bahwa dari berbagai ilmu pengetahuan agama, fiqih merupakan pengetahuan 15/07/ · Inilah pokok-pokok pikiran yang bisa menjadi renungan akademis kita bersama, sebelum kita merumuskan Metode Bahtsul Masail NU secara final di arena muktamar NU nanti di Jombang Jawa Timur Agustus In sya’a Allah. In uridu illa al-Ishlah ma istatha’tu wa ma taufiqi illa bi Allah Tujuan Hasil Istinbath Hukum Lajnah Bahtsul Masa’il NU Catatan mengenai hasil-hasil istinbath hukum yang dilakukan oleh Bahtsul masail NU salah satunya kita temukan di dalam buku yang berjudul “Masalah-masalah Hasil Muktamar dan Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama ke-1 () sampai ke ()” 70 Ibid. 71 Ibid. 72 Ibid. 73 Tim Penulis UII
Metode Bahtsul Masa’il NU | IslamLib
IslamLib — Tak bisa dipungkiri mengenai terlalu dominannya fikih-madzhab Syafii di lingkungan NU, bahtsul masail nu tentang forex. Ini menurut Alm. Kiai Sahal Mahfudz, bukan karena para kiai NU menolak aqwal di luar fikih Syafii, melainkan karena keterbatasan referensi fikih non-Syafii yang dimiliki para kiai NU. Dengan perkataan lain, para kiai lebih menyukai hasil interpretasi ulama Syafiiyah ketimbang langsung merujuk pada buku-buku fikih karya Imam Syafii sendiri.
Karena itu, tak ayal lagi sekiranya para santri pondok pesantren mengetahui fikih Syafii via penjelasan para ulama Syafiiyah bukan dari buku-buku Imam Syafii secara langsung. Bahkan, di lingkungan ulama Syafiiyah sendiri, seperti dianjurkan Syatha al-Dimyathi, para kiai NU secara formal telah bersepakat untuk bahtsul masail nu tentang forex pertama-tama pada pendapat yang disepakati Imam Nawawi dan Imam Rofii.
Tentu saja pandangan ini tak sepenuhnya benar, karena tak dijumpai perbedaan tajam antara pendapat Imam Syafii dan pendapat ulama Syafiiyah. Dalam banyak kasus fikih, ulama Syafiiyah cenderung menyetujui, mengelaborasi dan menambahkan argumen fikih Syafii. Penting dikemukakan, sebagian kiai memang kerap memperlakukan para ulama Syafiiyah secara tak sejajar. Padahal, tak menutup kemungkinan, argumen Imam Nawawi dalam suatu kasus kalah kuat dengan argumen yang disuguhkan Zakaria al-Anshari dalam kasus yang sama.
Begitu juga sebaliknya pada kasus yang lain. Namun, menarik dicermati. Walau secara de jure NU telah menyepakati, pendapat yang disepakati Imam Nawawi-Imam Rofii berada pada level puncak, dalam bahtsul masail nu tentang forex secara de facto tak terlampau jelas demikian. Tak terlihat ada sekat psikologis yang menghalangi para kiai untuk berpindah-pindah kitab fikih walau masih dalam rumpun kutub Syafiiyah. Ilhaq ini sengaja diajukan konon untuk menghindar dari melakukan qiyas yang nota bene merupakan domain para mujtahid, bahtsul masail nu tentang forex, sementara para kiai NU merasa belum berada di level mujtahid itu.
Dan kita tahu, dalam ilhaqyang dijadikan mulhaq bih adalah aqwalul ulamasementara aqwalul ulama itu sendiri adalah hasil ijtihad para ulama yang terikat dengan ruang dan waktu. Pertanyaannya, bagaimana sesuatu yang rentan terhadap perubahan bisa dijadikan sandaran dalam merespons soal-soal fikih yang terus berkembang?
Karena itu, ada tawaran, yang dilakukan para kiai NU itu seharusnya qiyas bukan ilhaq. Persis di sini sandungannya. Jika kita mendorong penggunaan qiyas, maka kita akan berhadapan dengan keengganan para kiai untuk berqiyas. Keluhan ini dibangun di atas kesadaran bahwa sekalipun kasus hukum yang ada sekarang tampak serupa dengan kasus lama yang sudah ditangani para ulama lampau, hakekatnya tetaplah kasus lama dan kasus baru itu berbeda.
Sebab, konteks zamannya sudah beda dan manusia yang menjadi obyek hukumnya pun juga beda. Poin-poin yang dihasilkan dalam halaqah tersebut, di antaranya adalah; [a]. memahami teks kitab klasik harus dengan konteks sosial-historisnya; [b]. mengembangkan kemampuan observasi dan analisis terhadap teks kitab; [c].
memperbanyak muqabalah perbandingan dengan kitab-kitab lain, baik dalam lingkup madzhab Syafii maupun di luar madzhab; [d]. Meningkatkan intensitas diskusi intelektual antara pakar disiplin ilmu terkait dengan materi yang tercantum dalam kitab klasik. Lebih maju lagi, melalui Munas Lampung tahunNU mengajak audiens ulama NU untuk melakukan istinbath jamai dengan tetap bertumpu pada manhaj ushul fikih imam madzhab. Ini terutama untuk menangani kasus-kasus fikih baru bahtsul masail nu tentang forex belum pernah ada zaman dahulu.
Namun, sampai sekarang belum dirumuskan perihal mekanisme istinbath jamai tersebut. Apakah istinbath jamai itu sama belaka dengan ijtihad jamai seperti disuarakan para ulama non-NU selama ini?
Belum juga terjabarkan mengenai manhaj siapa yang akan menjadi pegangan? Di sinilah, bahtsul masail nu tentang forex, kita bahtsul masail nu tentang forex kajian khusus untuk memilih satu metodologi dari beragam metodologi yang sudah ada.
Inilah pokok-pokok pikiran yang bisa menjadi renungan akademis kita bersama, sebelum kita merumuskan Metode Bahtsul Masail NU secara final di arena muktamar NU nanti di Jombang Jawa Timur Agustus Tulisan ini pernah dipresentasikan dalam halaqah terbatas yang diselenggarakan Lembaga Bahtsul Masail LBM PBNU, Jakarta, 5 Pebruari Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment. Tentang Kami Kontak Timeline.
FOLLOW untuk mengikuti artikel-artikel mencerahkan Follow Us. LIKE untuk mengikuti artikel-artikel mencerahkan. Silahkan nilai tulisan ini 1 biasa, 3 bagus, 5 istimewa. Abdul Moqsith Ghazali. Leave a Reply Cancel reply Your email address will not be published. Comment Name Email Website Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment. Redaksi Naskah Iklan.
FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG FOREX, HALAL ATAU HARAM ?
, time: 10:54
14/09/ · Bahtsul Masail merupakan sebuah forum diskusi antar ahli keilmuan Islam -utamanya fikih- di lingkungan pesantren-pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Di forum ini, berbagai macam persoalan keagamaan yang belum ada hukumnya, belum dibahas ulama terdahul, dibahas secara mendalam 02/03/ · Setelah berdirinya NU (31 Januari ) bahtsul masail secara resmi menjadi bagian dari kegiatan organisasi. Tercatat, beberapa bulan setelah berdiri, bahtsul masail masuk dalam rangkaian acara Muktamar NU I yang diselenggarakan pada tanggal Oktober/ Rabius Tsani H di Surabaya (Rumadi). Baca juga: Mahasiswa Mengajari Kiai Zubair 13/03/ · Berisi tentang penjelasan tentang bid'ah, bukti-bukti kekejian fitnah yang di lontarkan oleh kalangan "salafy" hingga pelurusahan hal-hal yag telah di salah pahami. Download disini dalam format file CHM. 3. ’UQUD AL-LUJAIN FIY BAYAANI HUQUQ AL-ZAUJAIN, karya Syaikh Muhammad Nawawi bin 'Umar al-Jawi al-Bantani al-Syafi'i. Dalam kitab ini
No comments:
Post a Comment